Tidak Kendor, Sederet Kegiatan PDAM Kutim Hadapi Covid19

KUTAI TIMUR-Menghadapi Covid19 bukan perkara mudah. Banyak tenaga, biaya dan waktu yang hilang. Tapi semangat harus terus digaungkan. Seperti PDAM Tirta Tuah Benua Kutai Timur (PDAM TTB KT) yang tidak kendor dan masih semangat melakukan kegiatan untuk menghadapi virus asal china ini.

Pertama, kegiatan PDAM Kutim selama masa pademi covid19. Secara internal, lewat peraturan direksi. semua kegiatan perjalanan dinas keluar daerah dihentikan. Berlaku mulai 1 Maret lalu hingga sekarang.

“Bagi pegawai yang menjalankan perjalanan dinas atau diklat di luar daerah sebelum 1 Maret 2020. Setelah selesai dan kembali harus memeriksakan kesehatan diri dan melakukan isolasi mandiri sesuai protokol kesehatan,” ungkap Direktur PDAM TTB KT Suparjan, ST melalui laporan via what app belum lama ini

Suparjan juga mengatakan, tim khusus penanganan covid19 telah dibentuk. Bertugas memantau dan menjamin ketersediaan air bagi pelanggan, masyarakat  dan operasional gugus tugas percepatan penanggan covid 19 Kabupaten Kutai Timur.

Diantaranya, menyiapkan tando cuci tangan. Dilengkapi wastafel, sabun dan tissuenya. Jumlah ada 6 Unit. Tersebar dua unit di pasar induk  Jalan Ilham Maulana, Sangatta Utara. 1 Unit di pasar teluk lingga. 1 Unit di Pasar Sangatta Selatan. Kemudian 1 Unit di Terminal Km 3 dan terakhir di Posko pemeriksaan patung burung Sangatta Selatan.

Kemudian, kegiatan external dimulai dari menyediakan bahan desinfektan Kaporite yang totalnya sudah mencapai 557 Kg. Digunakan untuk kegiatan penyemprotan desinfektan di lingkungan masyarakat. Memberikan Air Mineral 600 ml sebanyak 100 DOS ke Posko Utama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Serta membantu air bersih 1.521.000 liter atau setara 1.521 M3 untuk kegiatan cuci tangan, penyemprotan desinfektan di Sangatta dan Kecamatan. Dimulai 24 Maret s/d 14 Mei 2020.

“Pengisian air bersih tendon cuci tangan masih berlanjut sampai sekarang. Secara rutin pagi dan sore pengisian dengan mobil tangki dilakukan di 31 titik lokasi. Semua tandon cuci tangan ini disediakan oleh Pemkab Kutai Timur, Ormas, Paguyuban, PDAM dan stake holder lain,” sebut mantan Kabag Produksi ini

Terakhir, PDAM Kutim memberi bantuan subsidi atau keringanan pembayaran tagihan air PDAM kepada pelanggan. Hal ini berdasarkan Surat Perintah Tugas dari Bupati Kutai Timur ke Direktur PDAM nomor : 180/28/HK.PPU/IV/2020 tanggal 2 April 2020. Jumlahnya 21.955 Kepala Keluarga (KK) berdasarkan Daftar Rekening Ditagihkan (DRD) bulan April 2020 untuk pemakaian air bulan Maret 2020. Meliputi Rumah Tangga I Gol. 1D sebanyak 834 KK/SL, lalu Rumah Tangga II Gol. 2B  sebanyak : 19.727 KK/SL dan Rumah Tangga III Gol. 2C sebanyak : 1.394 KK/SL.

Sedangkan untuk bantuan subsidi atau keringanan pembayaran tagihan air PDAM bulan Mei dan Juni 2020 berdasarkan Surat Perintah Tugas dari Bupati Kutai Timur ke Direktur PDAM nomor : 180/37/HK.PPU/IV/2020 tanggal 27 April 2020. Jumlah pelanggan penerima bantuan subsidi berdasarkan DRD 23.841 KK. Terdiri dari  Rumah Tangga I Gol. 1D sebanyak : 847 KK/SL, Rumah Tangga II Gol. 2B  sebanyak : 19.822 KK/SL, Rumah Tangga III Gol. 2C sebanyak :   1.399 KK/SL, selanjutnya Sosial Khusus I Gol. 1B sebanyak : 376 KK/SL, Sosial Khusus II Gol. 1C sebanyak : 174 KK/SL dan Niaga Kecil Gol. 2D sebanyak : 1.223 KK/SL

“Ada penambahan penerima subsidi 1.773 KK/SL yakni dari Pelanggan kategori Sosial Khusus I Gol. 1B (tempat ibadah, pondok pesantren, yayasan sosial), Sosial Khusus II Gol. 1C (Panti asuhan, Yayasan Sosial, Sekolah Negeri/Swasta dan Rumah Sakit Pemerintah) dan Niaga Kecil Gol. 2D (Kios warung, pedagang eceran dan toko), tutup Suparjan, ST. (HumasPDAM)

author
No Response

Leave a reply "Tidak Kendor, Sederet Kegiatan PDAM Kutim Hadapi Covid19"