Lindungi Karyawan, PDAM Kutim gelar rapid tes

KUTAI TIMUR - PDAM Tirta Tuah Benua Kutai Timur bekerja sama dengan Dinas Kesehatan mengadakan rapid test bagi karyawan dan kariyawati di Kantor Pusat, Jalan Papa Charlie, Swarga Bara, Sangatta, Senin (27/72020).

Rapid test bertujuan melindungi para pengawai dari covid 19. Pemeriksaan tersebut dilakukan terhadap 57 orang yang dipilih secara acak. Dari jumlah tersebut, kebanyakan pegawai yang banyak melakukan pelayanan kepada masyarakat.

Direktur PDAM TTB KT Suparjan, ST menjelaskan, rapid tes ini semata mata sebagai bentuk upaya pencegahan virus covid 19 dilingkungan pdam. Memastikan diwilayah kerja pdam tidak ada berpotensi tertular virus covid 19.

"Karyawan yang dirapid tes adalah yang berpotensi menularkan maupun tertular, mengigat tugas keseharian kerap berkontak dengan masyarakat. Yakni memberikan pelayanan kepada pelanggan, semoga semua hasilnya nanti aman," kata Suparjan, ST saat ditemui dilokasi.

Suparjan,ST menambahkan, sebelum melakukan rapid tes kayawan selalu mematuhi protokol kesehatan. Terutama saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Dari awal hingga new normal, kami terus mengigatkan pada petugas pdam harus mematuhi protokol kesehatan, seperti pakai masker, cuci tangan, sosial distensing dan menerapkan pola hidup sehat,"katanya.

Adapun karyawan yang mengikuti rapid tes adalah Direktur, para Kepala Bagian, Kepala Sub Bagian, Kepala Unit, Koordinator, Staf Perencanaan, para kasir dan tim pengawasan teknik.

Sementara Kadinkes dr. Bahrani melalui Seksi Pencegahan Penyakit Menular Rika Oktora menjelaskan, uji tes cepat ini merupakan program dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemkab Kutim. Terutama pemeriksaan pada layanan pemerintah dan pelayanan publik.

"Untuk PDAM kan termasuk pelayanan publik. Maka masuk dalam kategori program ravid masal," terang rika oktora.

Kata Rika, pemeriksaan kali ini selain rapid tes juga dibarengi pemeriksaan penyakit menular lainnya, yakni HIV AIDS dan Sipilis. Sebab kedua pemeriksaan itu sudah termasuk pelayanan standar di Indonesia. Nantinya untuk hasil bisa diketahui dalam waktu satu hari bahkan hitungan jam.

"Hasilnya bisa cepat diketahui. Tapi sekarang yang kita periksa serumnya. Jadi kemungkinan besok hasilnya baru ada,"katanya.(HumasPDAM)

author
No Response

Leave a reply "Lindungi Karyawan, PDAM Kutim gelar rapid tes"