Water Treatment Plant

No comment 14 views

WATER TREATMENT PLANT ( WTP) INSTALASI PENGOLAHAN AIR
Instalasi didesain untuk menghasilkan air bersih yang memenuhi standar air minum, proses Instalasi Pengolahahan Air ( IPA ) meliputi :

Pengambilan sumber air baku pada Sungai melalui bangunan penyadap air (INTAKE).

Kemudian proses pengendapan awal (PRASEDIMENTASI) dari Sungai Sangatta dialirkan secara gravitasi dan dari Sungai dialirkan menggunakan pompa menuju bak pengumpul air baku atau biasa di sebut Collector Tank.

Selanjutnya Air baku masuk ke bak pengumpul air baku (Collector Tank ), Untuk memisahkan kotoran ini dibubuhkan bahan kimia / koagulan pengikat kotoran, yaitu PAC / Poly Alumunium Chloride ( Proses Koagulasi ).

Pengadukan koagulan terjadi secara hidrolis gravitasi dengan memanfaatkan water jump pada ambang pelimpah utama sekaligus berfungsi sebagai proses pengaduk cepat (Rapid Mix) agar Koagulan tercampur merata.

Setelah proses pengadukan selanjutnya masuk pada tahap ikatan antara koagulan/koloid bermuatan negatif dengan Koagulan ( PAC ) bermuatan positif disebut Floc.

Floculator adalah alat yang digunakan untuk Flokulasi. Pada hakekatnya flokulator adalah kombinasi antara pencampuran dan pengadukan sehingga flok-flok halus yang terbetuk pada bak pencampur cepat akan saling bertumbukan dengan partikel-partikel kotoran atau flok-flok yang lain, sehingga terjadi gumpalan-gumpalan flok yang besar dan stabil.

Sedimentasi adalah suatu proses yang dirancang untuk menghilangkan sebagian besar padatan yang dapat mengendap dengan pengendapan secara gravitasi. Hasil yang tersisa adalah berupa cairan jernih dan suspensi yang lebih pekat. Sedimentasi merupakan satu unit proses yang paling umum digunakan dalam proses pengolahan air. Bentuk tangki dapat berupa lingkaran, persegi panjang, ataupun segiempat sama sisi. Kemiringan dasar tangki berkisar antara 2 sampai 6 persen. Untuk memperbaiki kinerja dari bak sedimentasi dapat digunakan Tube Settler ataupun Plate Settler.

Pada Proses Filtrasi menggunakan media berbutir, biasanya terdiri dari antrasit, pasir silica, dan kerikil silica dengan ketebalan berbeda. Filtrasi digunakan di pengolahan air untuk menyaring air yang telah dikoagulasi dan mengendap. Penyaring yang digunakan adalah rapid sand filter (filter saringan cepat). Sand filter jenis ini berupa bak yang berisi pasir yang berfungsi untuk menyaring flok halus dan kotoran lain yang lolos dari klarifier (clearator).

Proses Desinfektan, Proses ini disebut juga proses klorinasi yang merupakan pembubuhan zat disenfektan (kaporit) dengan tujuan membunuh bakteri yang mungkin ada, baik di reservoir, jaringan pipa distribusi hingga sampai ke pelanggan.

Reservoir berfungsi sebagai tempat penampungan air bersih yang telah disaring melalui filter, air ini sudah menjadi air yang bersih yang siap digunakan dan harus dimasak terlebih dahulu untuk kemudian dapat dijadikan air minum.

Selanjutnya air bersih yang telah di tamping pada reservoir siap di alirkan ke pelanggan melalui pipa di distribusi.

author
No Response

Leave a reply "Water Treatment Plant"