PDAM Kutim terima Kunjungan DPRD Kota Bontang, Bahas Pemanfaatan Air Kolam Ex Tambang

KUTAI TIMUR-PDAM Tirta Tuah Benua Kutai Timur (TTB KT) menerima kunjungan kerja anggota DPRD Kota Bontang. Kunjungan ini dilakukan untuk membahas pemanfaatan air yang berada di kolam bekas galian tambang.

Disambut langsung Direktur PDAM TTB KT Suparjan, ST di Ruang Arau, Kantor Bupati, Tujuh anggota komisi III DPRD langsung disuguhi video proses pemanfaatan air kolam tambang. Dilanjutkan pemaparan pendistribusi air hasil pengolahannya. Jum' at (3/7/2020).

"Air di kolam seluas 10 Ha di pite Kenyamukan kita olah, melalui proses pengolahan di IPA Kudungga yang berkapasitas 100 liter/detik. Kini hasil pemanfaatan air di kolam pasca tambang PT. KPC telah dirasakan warga. Khususnya warga Desa Singga Gembar dan Teluk Lingga," ujar Direktur PDAM TTB KT, Suparjan, ST

Suparjan juga menambahkan, rencana pemanfaatan kolam ini sudah dibicarakan sejak 2009. Banyak yang dihadapi termasuk apakah air exs tambang aman untuk digunakan. Setelah melalui proses yang panjang, tahun 2016 dimulai pembangunan IPA Kudungga.

"Jadi saling berkolaborasi. Disisi air baku PT.KPC, disisi pembangunan infrastruktur pemerintah kabupaten. Sedangkan pengolahan dan pendistribusian tangungan PDAM,"imbuh mantan Kepala Unit PDAM Muara Wahau ini.

Kris Pranoto Manager Environment PT. KPC mengungkapkan beberapa hal yang diperhatikan dalam proses pemanfaatan air tambang yakni reklamasi dibuat sesuai kaidah, Kondisi tutupan lahan, hasil uji laboratorium dan kapasitas air.

"Uji air baku terus dilakukan. Yang terpenting juga kuantitas, debit air. Karena itu pasti di tanya oleh Kementrian PUPR saat mengurus izin pemanfaatan kolam pasca tambang," terangnya.

Dalam pertemuan itu, Anggota Komisi III DPRD Abdul Malik berterima kasih atas informasi yang disampaikan. Dan hasil ini menjadi bahan pihaknya menjawab pertanyaan masyarakat terkait kebutuhan air dan LSM tentang efek penggunaan air kolam tambang.

"Kata LSM air bekas tambang itu membahayakan, apa lagi untuk ibu hamil, bisa anaknya cacat. Nah dengan bukti pengolahan di Kutim ini bisa menjawab semua," tuturnya.

Kemudian, hasil pertemuan kali ini. Kami dapat melakukan berbagai kajian lagi untuk menyambut tawaran dari PT Indominco mandiri yang menawarkan pemanfaatan air di kolam pasca tambangnya.

"Semoga kami bisa memperjuangkan anggarannya. Mulai untuk kebutuhan kajian, uji laboratorium hingga jaringan perpipaan yang kurang lebih sepanjang 30 km. Kita carikan lewat dana pemerintah kota atau pusat," katanya.

Acara kali ini juga dihadiri Kabag Ekonomi Andi Palasangi, Kabag Pembangunan Yusuf Joko Suhardjo, Kabag Umum PDAM Agus Sugiharto, SE, Kabag Teknik PDAM Rudiansyah, Kabag Keuangan Muhammad Jais, Kasubag Humas Protokol PDAM Noor Hadi Syaputra, Kasubag Perencanaan Teknik Yayan Nuryana, ST, dan Dohar Nasution - Supt. Community Facilities Dev.

Kegiatan dirangkai dengan penyerahan cendramata oleh Direktur PDAM TTB Suparjan, ST kepada Ketua Komisi III Amir Tosina, dilanjutkan dengan melihat langsung IPA kudungga di Jalan Soekarno Hatta.(HumasPDAM)

author
No Response

Leave a reply "PDAM Kutim terima Kunjungan DPRD Kota Bontang, Bahas Pemanfaatan Air Kolam Ex Tambang"