Lepas Kontingen Porda Perpamsi Kaltim 2019, Pjs Direktur berpesan jaga nama baik PDAM Kutim

SANGATTA-Pejabat sementara (Pjs) Direktur PDAM Kutim Suparjan, ST melepas kontingen PDAM Kutim untuk bertanding di Porda Perpamsi Kaltim 2019. Pada kesempatan tersebut Suparjan, ST berpesan agar kontingen dan atlit dapat menjaga nama baik PDAM Tirta Tuah Benua Kutai Timur.

Acara pelepasan kontingen untuk Porda Perpamsi Kaltim 2019 itu dilakukan di Halaman Kantor Pusat PDAM Tirta Tuah Benua Kutai Timur, Jl Papa Charlie, Desa Kabo Jaya, Kecamatan Sangatta Utara, Kamis (20/6/2019).

Pjs Direktur PDAM Kutim Suparjan, ST mengatakan sejak PDAM Kutim berdiri tahun 2001 hingga kini, butuh waktu 18 tahun untuk dipercaya menjadi tuan rumah Porda Perpamsi Kaltim. Itu membuktikan bahwa PDAM kutim dianggap mampu mengelar event berskala Provinsi. Untuk itu mari sama-sama jaga nama baik Kutai Timur dan PDAM Kutim.

“Jaga tingkah laku, tutur kata dan prilaku. Jali erat silahturahmi dengan sesama,” pinta pria lulusan Teknik Sipil Universitas 17 Agustus (Untag) Samarinda ini.

Penyerahan Bendera Pataka oleh Pjs Direktur PDAM Suparjan, ST kepada ketua Kontingen

Suparjan, ST mengungkapkan bagi atlit yang berpertasi namun belum tercover di Pornas Perpamsi nanti agar jangan berkecil hati. Semua tidak sia-sia karena pembinaan akan dilakukan untuk Pornas selanjutnya.

“Kami ingin ada wakil PDAM Kutim, baik ditingkat provinsi maupun di ajang nasional,” harapnya selaku Pembina Kontingen.

Dirinya juga meminta seluruh kontingen dapat menghindari insiden yang tidak perlu. Jika ditemukan hal yang memicu segera diredam. Jangan dibiarkan meluas terutama insiden antar kontingen.

“Jaga kekompakan dan jaga kesehatan agar tetap dalam kondisi prima,” Tegasnya.

Acara pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera kontingen oleh Pjs Direktur PDAM Kutim Suparjan, ST kepada Ketua Kontingen Agus Sugiharto, SE dan ditutup dengan sesi foto bersama.(HumasPDAM)

author
No Response

Leave a reply "Lepas Kontingen Porda Perpamsi Kaltim 2019, Pjs Direktur berpesan jaga nama baik PDAM Kutim"